Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PERKUAT RESPONS TANGGAP DARURAT BENCANA 2025 : Prodi Bimbingan Konseling Islam dan LPPM UM Sumbar Berkolaborasi


PADANG PARIAMAN
- Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (BKI UM Sumatera Barat) bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan kegiatan PKM tanggap darurat bencana di Desa Sakayan Paku, Padang Pariaman, 24 Desember 2025. 

Lokasi ini merupakan salah satu wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumbar.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat serta respons cepat civitas akademika UM Sumatera Barat terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat akibat bencana alam. 

Program PKM ini didukung dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia yang diberikan kepada perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir 2025 telah menyebabkan dampak signifikan, baik secara fisik, sosial maupun psikologis, khususnya pada anak-anak dan keluarga terdampak. 

Melalui pendekatan bimbingan konseling, tim dosen dan mahasiswa memberikan layanan pendampingan psikososial dan spiritual, edukasi kebencanaan serta penguatan mental dan emosional masyarakat. 

Pendampingan difokuskan pada anak-anak dan remaja sebagai kelompok rentan, dengan tujuan membantu mereka mengurangi trauma, menumbuhkan rasa aman, serta meningkatkan ketahanan mental pasca bencana.

Selain layanan konseling, kegiatan ini juga diisi dengan motivasi keagamaan, menggambar, permainan relaksasi serta pembagian bantuan kemanusiaan sesuai kebutuhan masyarakat setempat. 

Kolaborasi dengan LPPM UM Sumatera Barat memperkuat aspek koordinasi, pendataan dan keberlanjutan program pengabdian agar dampak kegiatan dapat dirasakan secara optimal. 

Secara bersamaan, tim PKM Psychosocial Support UM Sumatera Barat lainnya juga bertugas di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, sebagai bagian dari perluasan jangkauan layanan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera Barat.

Ketua LPPM UM Sumatera Barat Fadil Maiseptian menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu pemulihan korban bencana, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu bimbingan dan konseling Islam dalam situasi nyata di masyarakat.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran tim UM Sumatera Barat dan berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut, terutama dalam fase pemulihan jangka panjang pascabencana. 

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang responsif, humanis, dan berorientasi pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan, serta senantiasa hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. (009)


Post a Comment for "PERKUAT RESPONS TANGGAP DARURAT BENCANA 2025 : Prodi Bimbingan Konseling Islam dan LPPM UM Sumbar Berkolaborasi"