DIBAWAH KOMANDO KOLONEL NAV WAHYU BINTORO : Pilot Helikopter Caracal Kapten Indra Sakti Sigap Distribusikan Logistik
![]() |
PADANG - Helikopter Caracal EC-725/H225M TNI AU tail number HT-7206 dengan 'gagah perkasa' terbang mengitari bumi bundo kandung yang tengah bersedih, sejak 27 November 2025 lalu. Air bah tak terbendung lagi. Mengamuk dan menghondoh jalan hingga jembatan. Akses jalur darat terputus sementara. Satu-satunya, solusi menembus kawasan terdampak bencana tersebut adalah lewat jalur udara.
Dengan sigap, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi helikopter dan kru menuju lokasi pasca darurat bencana. Bergegas 'capung hijau' Helikopter Caracal EC-725/H225M yang standby di Bogor mengepakkan sayapnya menuju Lanud Padang. Dipiloti, Kapten Pnb Indra Sakti dan Co-Pilot Lettu Pnb Galang Dirgantara serta enam kru lainnya dari Skadron 8 selalu siap ditugaskan ke Ranah Minang.
Dibawah koordinator, Danlanud Sut Kolonel Nav Wahyu Bintoro, Kapten Pnb Indra Sakti dan Co-Pilot Lettu Pnb Galang Dirgantara serta enam kru telah menyalurkan puluhan ton bantuan untuk masyarakat korban bencana banjir bandang di Pariaman, Agam, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat.
"Misi ini menjadi bukti nyata peran TNI AU sebagai kekuatan yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Lanud Sutan Sjahrir berkomitmen untuk terus mendukung operasi kemanusiaan dan memastikan negara hadir bagi seluruh rakyat Indonesia hingga ke pelosok negeri yang paling sulit dijangkau," ujar Danlanud Sut Kolonel Nav Wahyu Bintoro yang selalu bangga dengan gebrakan kerjasama sang pilot, co pilot dan kru saat menerbangkan helikopter. Mereka cekatan dalam misi kemanusiaan, sehingga penyaluran bantuan berlangsung cepat, aman dan tepat sasaran.
"Pasca darurat bencana, Presiden RI memerintahkan helikopter yang siap beserta kru dikirim ke daerah bencana. Tentunya, dibawah kendali dan koordinasi dari komandan Lanud yang menggerakkan kami selama di Sumbar. Terhitung, 28 November, atas instruksinya komandan, kami langsung terbang evakuasi bantuan ke daerah belum bisa ditembus jalur darat ini. Melakukan pendistribusian logistik, sehingga kehidupan di daerah tersebut berkesinambungan," jelas Indra Sakti didampingi Galang Dirgantara dan kru lainnya yang sehari-hari berdinas di Bogor.
Bagi Indra Sakti menerbangkan helikopter misi kemanusiaan ke wilayah Sumbar ada tantangan tersendiri. Perlu kemampuan menyalurkan logistik aman dan selamat kepada masyarakat korban bencana banjir bandang yang menunggu.
"Di Sumbar, daerah terdampak bencana banjir bandang, ada lereng dan perbukitan. Perlu kemampuan teknis tinggi dalam menyalurkan logistik ataupun evakuasi aman dan selamat. Tapi masalah utama di daerah perbukitan dan lereng adalah cuaca," ucap Indra Sakti yang selalu sigap, teliti dan cekatan serta kerjasama co-pilot dan kru dalam pendistribusian logistik kepada masyarakat.
Dalam sehari, mereka menyalurkan 2 hingga 4 ton logistik ke lokasi terdampak bencana alam. Diupayakan bantuan datang secepatnya, aman dan tepat sasaran serta sesuai daerah yang membutuhkan bantuan.
Menyalurkan bantuan logistik adalah aksi kemanusiaan yang mereka lakukan dengan sepenuh hati yang tulus. Alhasil, sepulang dari Sumbar, jam terbang Indra Sakti yang lulusan Akademi Angkatan Udara pada 2015 mencapai 3 ribu. Selepas pendidikan AAU, Indra Saksi ikut seleksi sekolah penerbang. Ia pun diterima dan menjadi seorang pilot muda yang penuh semangat.
Di usia 32 tahun, Indra Sakti terus meng-upgrade dirinya dengan latihan bersama di Australia, Thailand, Singapura dan Amerika Serikat. Ketika, tak ditugaskan ke daerah-daerah, dia bersama co-pilot dan kru lainnya tetap berlatih kemampuan di Bogor. (*)

Post a Comment for "DIBAWAH KOMANDO KOLONEL NAV WAHYU BINTORO : Pilot Helikopter Caracal Kapten Indra Sakti Sigap Distribusikan Logistik "
Silahkan Tinggalkan Komentar Yach..Thanks..
Post a Comment